“je pence donc je suis, I think,
Therefore Iam (Aku berpikir, maka aku ada)” Rene Descrates.
Sebuah kalimat yang menimbulkan sebuah
revolusi falsafi di eropa pada abad ke 18. Ia membuktikan keterbatasan manusia
dalam berfikir dan mengakui sesuatu yang diluar pemikiran manusia. Karena itu,
ia membedakan “fikiran” dan “fisik”.
Namun, kita harus menelaah kalimat tersebut
untuk kita sesuaikan dengan zaman. Maka kita sepakat dengan “Aku menulis, Maka
aku ada”, sebuah adaptasi kalimat dari pemikiran Rene Descrates. Karena kita
harus sadar bahwa tanpa aksi maka kita akan lenyap dimakan oleh zaman. Tak akan
ada sebuah catatan kita dalam sejarah.
Saya mengajak pembaca untuk turut serta sadar
dan meramaikan aktivitas menulis dan membaca didalam kehidupan sehari hari.
Sebuah blog sederhana yang berirsi tentang ide-ide
praksis mahasiswa untuk perubahan demi kemajuan bangsa dan memperbaiki
kehidupan sosial kita semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar